Assalamu'alaikum para petinggi negara... Apa kabar perekonomian negeri ini ?? Bagaimana keadaan rakyatmu ?? Sudahkah ada bukti nyata dari janji-janjimu ?? Tahukah anda para pejabat yang terhormat, anda semua tersenyum lebar bahkan tertawa, atau mungkin...membunuh manusia-manusia kecil yang tak berdosa di berbagai pulau pulau yang terhampar di Bhineka Tunggal Ika ini dengan keserakahan dan kekuasaan yang anda kejar, bahkan gelimng harta yang anda jadikan bak nafas yang menjadi patokan hidup yang tak akan bisa hidup tanpanya.
Janji yang tak berkomitmen pasti !! Perekonomian yang semakin merosot !! Tingkat kematian penduduk yang kelaparan, terus bertambah setiap harinya !! Kemana semua rupiah yang cairkan dengan maksud membawa perubahan rakyat ?? Bagaimana bisa rupiah negeri ini terus menurun, sedangkan saldo rupiah rekening anda semakin melejit !! Perut yang semakin membengkok !! Bahkan,.. hingga tempat tinggal yang semakin tinggi bak istana di tengah gubuk yang rapuh !! Mungkinkah anda semua tidur ?? Atau mungkin anda semua terbangun dengan hati yang redup ??
Hakikatnya negeri ini sangat kaya, hanya mungkin saja tertutupi dengan kemiskinan hati dan pemikiran, yang tak dapat berbuat banyak untuk masalah menyedihkan yang tak pernah berujung pada pembahasan. Sebagai generasi muda, hanya dapat mengevaluasi dalam bentuk pandangan, melakukan gerakan positif yang otmatis dapat menghasilkan perubahan di kemudian harihingga tiba saatnyagenerasi kami akan maju, dan mampu menggeser mereka-mereka yang hanya sekedar menaruh janji, dengan menciptakan perbaikan di negeri ini menjadi lebih baik.
Miris rasanya malaikat para pemuda pemudi negeri ini hanya hanyut dalam kesulitan demonstrasi yang tak berfikir panjang akan waktu yang mereka habiskan untuk menghujat petinggi-petinggi negeri ini yang pada akhirnya berujung pada tuntutan yang terdengar bahkan timbul pencucuran darah demi mengemisapa yang seharusnya menjadi hak mereka. Bukankah itu sama halnya dengan membunuh generasi masa depan???
Umur yang semakin bertambah mengajak diri untuk semakin peka terhadap kerikil-kerikil bahkan bebatuan yang ada dalam bentuk nyata tepat di depan mata. Yang akan menjadi rintangan besar dalam proses kesuksesan yang indah.
Awalnya berlogika,bahwa ini adalah permainan hidup semata. Tapi nyatanya keadaan hidup yang keras diluar sana seakan berteriak bahwa pernyataan yang benar-benar salah karenamemangpada hakikatnya hidup harus mempunyai tujuan yang pasti !!!!
Kekhawatiran bukan terletak pada tindakan apapun,. Yang mencemaskan adalah tindakan yang lamban. Ketika membaca situasi ini,terlalu memanipulasi, hingga terciptanya pemikiran-pemikiran singkat yang tak menjamin seseorang bertahan dalam lingkup persaingan yang kuat atau mungkin lebih untuk memasrahkan diri di bawah kendali para petinggi negeri ini. Layaknya kotoran yang selalu mengikuti arus aliran sungai tanpa bisa membantah sedikitpun.
Janji yang tak berkomitmen pasti !! Perekonomian yang semakin merosot !! Tingkat kematian penduduk yang kelaparan, terus bertambah setiap harinya !! Kemana semua rupiah yang cairkan dengan maksud membawa perubahan rakyat ?? Bagaimana bisa rupiah negeri ini terus menurun, sedangkan saldo rupiah rekening anda semakin melejit !! Perut yang semakin membengkok !! Bahkan,.. hingga tempat tinggal yang semakin tinggi bak istana di tengah gubuk yang rapuh !! Mungkinkah anda semua tidur ?? Atau mungkin anda semua terbangun dengan hati yang redup ??
Hakikatnya negeri ini sangat kaya, hanya mungkin saja tertutupi dengan kemiskinan hati dan pemikiran, yang tak dapat berbuat banyak untuk masalah menyedihkan yang tak pernah berujung pada pembahasan. Sebagai generasi muda, hanya dapat mengevaluasi dalam bentuk pandangan, melakukan gerakan positif yang otmatis dapat menghasilkan perubahan di kemudian harihingga tiba saatnyagenerasi kami akan maju, dan mampu menggeser mereka-mereka yang hanya sekedar menaruh janji, dengan menciptakan perbaikan di negeri ini menjadi lebih baik.
| Betapa kaya dan mirisnya negeri ini.... |
Miris rasanya malaikat para pemuda pemudi negeri ini hanya hanyut dalam kesulitan demonstrasi yang tak berfikir panjang akan waktu yang mereka habiskan untuk menghujat petinggi-petinggi negeri ini yang pada akhirnya berujung pada tuntutan yang terdengar bahkan timbul pencucuran darah demi mengemisapa yang seharusnya menjadi hak mereka. Bukankah itu sama halnya dengan membunuh generasi masa depan???
Umur yang semakin bertambah mengajak diri untuk semakin peka terhadap kerikil-kerikil bahkan bebatuan yang ada dalam bentuk nyata tepat di depan mata. Yang akan menjadi rintangan besar dalam proses kesuksesan yang indah.
Awalnya berlogika,bahwa ini adalah permainan hidup semata. Tapi nyatanya keadaan hidup yang keras diluar sana seakan berteriak bahwa pernyataan yang benar-benar salah karenamemangpada hakikatnya hidup harus mempunyai tujuan yang pasti !!!!
Kekhawatiran bukan terletak pada tindakan apapun,. Yang mencemaskan adalah tindakan yang lamban. Ketika membaca situasi ini,terlalu memanipulasi, hingga terciptanya pemikiran-pemikiran singkat yang tak menjamin seseorang bertahan dalam lingkup persaingan yang kuat atau mungkin lebih untuk memasrahkan diri di bawah kendali para petinggi negeri ini. Layaknya kotoran yang selalu mengikuti arus aliran sungai tanpa bisa membantah sedikitpun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar